5 Pesan Ulama NU yang Perlu Jadi Renungan Warga Nahdliyin Masa Kini


Warga Nahdliyin harus paham Nahdlatul Ulama (NU). Mengaku NU namun tidak paham hakikat NU yang sesungguhnya maka ke-NU-annya tidak sempurna. Bisa-bisa akan salah paham terhadap NU.

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, sebagai ormas keagamaan yang berpegang pada Ahlussunah wal Jama’ah NU memilik empat pondasi pokok.

Yang paling simpel, warga Nahdliyin setidaknya mengikuti pesan-pesan ulama NU. Lima pesan ulama NU KH. Ali Maksum (Krapyak) patut kita renungkan dan kita ikuti sebagai warga Nahdliyin.

1. العلم والتعلم بنهضة العلماء
(Al-‘alimu Wat Ta’allum Bi Nahdhotil 'Ulama). Warga Nahdhiyyin mesti mempelajari apa dan bagaimana NU.

2. العمل بنهضة العلماء
(Al-amalu Bi Nahdhotil 'Ulama). Setelah mempelajari juga dianjurkan untuk diamalkan dan diajarkan.

3. الجهاد بنهضة العلماء
(Al-Jihadu bi Nahdhotil 'Ulama). Berjihad sesuai dengan ruh Nahdhotul "Ulama yang tercermin dalam Rohmatal lil alamin.

4. الصبر بنهضة العلماء
(Ash-Shabru Bi Nahdhotil 'Ulama). Ketika kita berjuang harus sabar dengan kemasan Nahdhotul Ulama

5. الثقة بنهضة العلماء
(Ats-Tsaqoh Bi Nahdhotil 'Ulama) Setelah semuanya dilakukan kita harus memiliki keyakinan terhadap perjuangan NU.

Pesan KH. Hasyim Asy’ari
“Siapa yang mengurus NU, saya anggap santriku, siapa yang menjadi santriku saya doakan khusnul khotimah beserta keluarganya”.

Pesan KH. Ridwan Abdulloh
“Jangan takut tidak makan kalau berjuang mengurus NU. Yakinlah ! kalau sampai tidak makan, komplainlah aku jika aku masih hidup. Tapi kalau aku sudah mati maka tagihlah kebatu nisanku”.

Pesan KH. Hasan Genggong:
“Barang siapa yang menolong NU, maka dia hidup beruntung di dunia dan di akhirat. Siapa yang memusuhi NU, dia akan hancur”

Itulah pesan-pesan ulama NU kepada warga Nahdliyin. Semoga kita menjadi warga Nahdlyin yang membawa kemaslahatan bagi umat. [dutaislam.com/ed/pin]

Sumber : dutaislam.com
0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "5 Pesan Ulama NU yang Perlu Jadi Renungan Warga Nahdliyin Masa Kini"

Post a Comment

close
Banner iklan disini