Pemerintah Myanmar Bisa Belajar dari Gus Dur Soal Rohingya


"Nama Rohingya di Myanmar itu nama yang tabu. Pemerintah Myanmar tidak membolehkan semua orang memakai nama Rohingya. Bahkan masyarakat internasional dikecam oleh mereka ketika menggunakan kata Rohingya. Buat mereka ini Benggali," kata Yenny Wahid dalam video 164 channel yang disebar NU Online (11/09/2017).

Menurut Yenny, hal tersebut sama dengan Papua dulu, kata Papua merupakan kata yang tabu. Bahkan, ketika ada orang yang menyebut kata Papua bisa masuk penjara.

Namun bagi orang Papua, kata Yenny, nama Papua adalah identitas dirinya, kebanggaan dirinya. Karena itu, lanjutnya, oleh Gus Dur kemudian orang Papua diberikan hak untuk menggunakan namanya kembali.

"Ini adalah upaya untuk memuliakan mereka," terang Yenny.

Melihat peristiwa yang demikian, Yenny menyarankan agar pemerintah Myanmar bisa meniru apa yang dilakukan Gus Dur. "Saya rasa dalam hal ini pemerintah Myanmar bisa belajar dari pengalaman Indonesia tersebut," tandasnya. [dutaislam.com/gg]

Sumber : dutaislam.com
0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "Pemerintah Myanmar Bisa Belajar dari Gus Dur Soal Rohingya"

Post a Comment

close
Banner iklan disini