Seperti Apakah Manusia yang Disayang Allah? Ini Penjelasan Gus Mus


Kehidupan manusia di dunia tidak hanya berhubungan dengan Allah (hablum minallah) semata, tetapi juga hubungannya dengan manusia (hablum minallah), dan lingkungan atau alam (hablum minal alam).

Kasih sayang manusia terhadap sesama dan lingkungan atau alam sekitar merupakan perwujudan tugas manusia sebagai khalifah di muka bumi (khalifah fil ardh).

Terkait perilaku welas asih (kasih sayang) tersebut dijelaskan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) bahwa setiap hamba yang penyayang, maka ia akan disayang Allah SWT.

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Rembang, Jawa Tengah ini mengutip sebuah Hadis Nabi Muhammad yang dituliskan di akun twitter miliknya @gusmusgusmu pada Jumat (14/7) dalam tajuk #TweetJumat.

انما يرحم الله من عباده الرحماء

“Hanya mereka, hamba-hamba Allah yang penyayang yang disayangi oleh Allah,” jelas Gus Mus dalam cuitannya yang direspon oleh ribuan pengikutnya (follower).

Ungkapan Gus Mus tersebut menerangkan bahwa ketika seorang hamba menyayangi makhluk Allah di bumi, maka penduduk langit juga akan menyayanginya. Hal ini seperti respon seorang follower bernama Abubakar (@Qabo).

“Sayangi dgn tulus seluruh makhluk ALLAH yg tercipta jgn engkau dzalimi agar ALLAH dn seluruh penghuni langit menyayangimu,” cuit Abubakar menanggapi Gus Mus yang saat ini memiliki satu juta follower di akun twitternya.

Sampai kabar ini ditulis, Tweet Jumat Gus Mus tersebut mendapat 1196 Suka, 1174 Retweet, dan 42 jawaban atau reply. (Fathoni)

Sumber : nu.or.id
0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "Seperti Apakah Manusia yang Disayang Allah? Ini Penjelasan Gus Mus"

Post a Comment

close
Banner iklan disini