Cerita Megawati Saat Berantem dengan Gus Dur...

Dua mantan presiden, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Megawati Soekarnoputri, bertemu di rumah Megawati di Jalan Kebagusan IV, Kamis (2/12). Pertemuan berlangsung pukul 20.45-23.00. Menurut rencana, Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung juga hadir, tetapi saat pertemuan berlangsung yang bersangkutan masih di luar kota. Ikut mendampingi Megawati, Taufik Kiemas (suami Megawati), dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang juga mantan Sekretaris Fraksi Partai Golkar, Daryatmo Mardiyanto. Seusai pertemuan Gus Dur mengatakan, tadinya pertemuan itu merupakan pertemuan GAM (Gus Dur-Akbar-Mega). Namun karena Akbar tidak datang, pertemuan itu dinamakan pertemuan GM (Gus Dur-Mega). Karena Akbar tidak datang, akhirnya acara hanya bersifat kangen-kangenan. Menurut Gus Dur, dalam pertemuan itu juga dibicarakan kemungkinan pembentukan organisasi baru Nahdlatul Ulama (NU) pertengahan Desember ini. Pertemuan itu, lanjut Gus Dur, bukan untuk menghadapi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). SBY kok dihadapi, ujarnya. Taufik Kiemas mengatakan, pertemuan itu dimaksudkan untuk membahas agar situasi bangsa Indonesia menjadi lebih baik.(Susanto, Agus)

 Presiden ke-5 Megawati Seokarnoputri mengakui kerap kali berantem dengan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Hal ini diceritakan Megawati saat menjadi pembicara dalam Halaqah Nasional Ulama se-Indonesia di Jakarta, Kamis (13/7/2017).

Gus Dur dan Megawati pernah menjadi pasangan Presiden dan Wakil Presiden hasil pemilu 1999. Namun umur pasangan ini tak bertahan lama. Pada 2001, Gus Dur dilengserkan oleh MPR dan Megawati naik jabatan sebagai Presiden.

"Saya dengan Gus Dur itu sempat berantem. Tapi ya, biasanya kalau saya berantem dengan beliau, terus saya enggak mau ketemu," kata Megawati.

Namun, Megawati mengatakan, pertengkaran antara dia dan Gus Dur biasanya tidak berlangsung lama. Gus Dur selalu berinisiatif untuk mengajak berdamai.

"Saya tahu pasti nanti pasti saya menang," kata Megawati.

Ketua Umum DPP PDI-P ini mengungkapkan, biasanya Gus Dur selalu datang ke rumahnya tiap kali mereka sedang marahan. Setelah sampai di depan rumah Megawati, baru lah Gus Dur memberi kabar. Megawati pun tidak bisa menolak kedatangan Gus Dur.

"Nanti telepon, 'mbak, lagi opo?' 'Di rumah mas'. 'Bikinkan saya nasi goreng ya saya sudah di depan pintu rumah'. Kalau baikan begitu. Lah saya terpaksa toh bikin nasi goreng," ucap Megawati disambut tawa para ulama yang hadir.

Sumber : kompas.com
0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "Cerita Megawati Saat Berantem dengan Gus Dur..."

Post a Comment

close
Banner iklan disini