Gus Mus: Kalau Tidak Moderat Bukan Islam!


"Kita sekarang mengukur sesuatu pakai diri sendiri bukan pakai (alat) ukuran" kata Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus.

Kalimat itu ia lontarkan dalam sebuah wawancara program Mata Najwa yang tayang pada Rabu (21/6/2017) kemarin.

Dalam acara yang bertemakan Cerita Dua Sahabat ini, Gus Mus hadir bersama sahabatnya, Quraish Shihab, yang tak lain adalah ayahanda Najwa Shihab.

Sama-sama Punya Nama Belakang Shihab, Najwa Ditanya Masih Sekeluarga dengan Habib Rizieq?
Acara bincang-bincang ini pun seketika menjadi sorotan publik.

Memang kehadiran kedua bintang tamu ini membuat acara Mata Najwa menjadi momen langka.

Di Hadapan Gus Mus, Ayahanda Najwa Shihab Beberkan Sosok Kafir Sebenarnya
Mungkin karena presenter dan narasumber adalah anak dan ayah.

Atau mungkin karena memang kehadiran Gus Mus dan Quraish Shihab, dua tokoh Islam yang fenomenal.

Video yang menayangkan rekaman acara tersebut juga diunggah di laman YouTube oleh Metro Tv, channel yang menayangkan program Mata Najwa.

8 Potret Transformasi Najwa Shihab, Jangan Kaget Lihat Foto saat Masih Remajanya!
Melansir dari percakapan dalam video itu, Najwa Sihab sebagai tuan rumah melempar sebuah pertanyaan mengenai Islam moderat kepada dua bintang tamunya.

"Sekarang problemnya, semua orang merasa di tengah. Yang di kanan merasa moderat. Yang di kiri juga merasa moderat. Sesungguhnya yang moderat di tengah itu siapa dan yang bagaimana?" tanya Najwa.

Pertanyaan itu dijawab oleh Gus Mus melalui sebuah filosofi mengukur kedalaman air.
"Mengukur seberapa dalam air kali, jangan pakai tubuh. Karena kalau pakai tubuh, kalau kita jangkung, kita akan mengatakan ini dangkal sekali. Kalau kita cebol, ini dalam sekali," tutur Gus Mus.

"Lalu pakai apa? Pakai ukuran. (misal) 80 senti. Sudah selesai, nggak ada pertentangan," lanjutnya.
Menurut pria kelahiran Rembang ini, saat ini banyak orang mengukur sesuatu menggunakan dirinya sendiri.

"Kita sekarang mengukur sesuatu dengan diri sendiri tidak pakai (alat) ukuran. Katanya Quran yang dijadikan ukuran, tapi tidak mau perbedaan," kata Gus Mus.
Tampak dalam video tersebut, seluruh isi studio menyimak penjelasan dengan saksama, tak terkecuali Najwa.

Gus Mus kemudian menambahkan bahwa Islam sejatinya memang moderat.
"Kalau melihat Quran, melihat pemimpin Islam, moderat itulah Islam. Jadi bukan Islam moderat, Islam itu memang moderat. Jangan kemudian ada Islam apa lagi. Islam itu moderat."
"Kalau tidak moderat tidak Islam," tegasnya.

Pernyataan yang tegas ini sontak disambut tepuk tangan penonton di studio.
Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin ini mengatakan, ketika seseorang terlalu membenci maka akan condong ke salah satu sisi.

Sama halnya jika terlalu menyukai.

Maka, kata Gus Mus, adil akan tegak berada di tengah dan tidak memihak apapun.
"Jangan sekali-kali kebencianmu pada suatu kaum, membuatmu tidak adil," kata Gus Mus mengutip sebuah ayat Al Quran.

Kehadiran sepasang sahabat ini dalam Mata Najwa terus menerus mengundang pertanyaan terkait isu yang tengah panas di masyarakat.

Episode Mata Najwa kali pun menjadi berbincangan masyarakat.

Wajar saja jika videonya telah disaksikan sebanyak 7,2 ribu sejak diunggah pada Rabu kemarin.
Waraganet pun tak lupa meninggalkan komentar di laman unggahan ini.

Ira Krisnawaty: love gus mus so much .... bijaksana dan sederhana bahasannya

Yuliati ningrum: Keeereeen ALHAMDULILLAAH ambil positifnya...

mohamad djaelani: Beliau berdua merupakan ulama yang mumpuni, baik dari segi keilmuan maupun kealimannya. Semoga bisa menjadi pembelajaran, instropeksi dan mawas diri bagi kita semua, khususnya yang menanamkan dirinya ustadz/ustadzah

Simak video lengkapnya di bawah ini!



Sumber : tribunnews.com
0 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

0 Response to "Gus Mus: Kalau Tidak Moderat Bukan Islam!"

Post a Comment

close
Banner iklan disini