Inilah tausiah Gus Mus yang bikin warga NU menangis dan berhenti ribut


GusdurFiles.com ~ Registrasi peserta Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-33 yang digelar di GOR Merdeka Jalan Gus Dur, Jombang berujung ricuh, Jumat (31/7) kemarin. Ribuan peserta muktamar saling desak dan saling dorong ketika hendak mendaftar.

Aksi saling dorong situasi itu memantik emosi para peserta. Puncaknya, Rais Syuriah PWNU Nusa Tenggara Timur (NTT), KH Abdul Karim Makarim, didorong minggir oleh petugas keamanan dari anggota Banser.

Didorongnya KH Abdul Karim memicu emosi peserta asal NTT lainnya. Mereka langsung marah dan menerobos masuk. Suasana langsung gaduh. Hal itu semakin tegang ketika rombongan NTT berteriak-teriak menghujat petugas keamanan.

Tak hanya itu, sidang Pleno Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-33 di alun-alun Jombang, Jawa Timur, kembali diskors, Senin (3/8) dini hari. Penghentian sidang dilakukan karena insiden saling dorong antarpeserta Muktamar yang rata-rata kiai itu

Hal itu membuat Kiai Mustofa Bisri atau Gus Mus menangis melihat proses Muktamar NU yang berjalan buruk. Gus Mus pun merasa malu terhadap para sesepuh yang mendirikan organisasi NU.

Pernyataan malu itu beliau sampaikan saat memberikan tausiah di hadapan kader NU. Berikut tausiah yang membuat kader NU berhenti ribut:

"Ketika saya ikuti persidangan-persidangan yang sudah lalu, saya menangis karena NU yang selama ini dicitrakan sebagai organisasi keagamaan, panutan penuh dengan akhlakul karimah, yang sering mengkritik praktik-praktik tak terpuji dari pihak lain ternyata digambarkan di media massa begitu buruknya. Saya malu kepada Allah, malu pada KH Hasyim Asy'ari, KH Wahab Hasbullah, KH Bisri Syansuri dan para pendahulu kita. Lebih-lebih ketika saya disodori koran yang headlinenya 'Muktamar NU Gaduh, Muktamar Muhammadiyah Teduh'.

Saya mohon sekali lagi, kita membaca surat Al-Fatihah dengan ikhlas, mohon syafaatnya (Nabi Muhammad SAW).

Rais Aam yang membikin saya menjadi punya posisi seperti ini, KH Sahal Mahfud, mengapa beliau wafat sehingga saya memikul beban ini, saya pinjam telinga anda, doakan saya, ini terakhir saya menjabat jabatan yang tidak pantas bagi saya.
Dengarkanlah saya sebagai pemimpin tertinggi anda.

Mohon dengarkan saya, dengan hormat kalau perlu saya mencium kaki-kaki anda semua agar mengikuti akhlakuk karimah, Akhlak KH Haysim Asy'ari dan pendahulu kita.

Saya panggil kiai sepuh, rata-rata mereka prihatin semua, prihatin yang sangat mendalam. Di tanah ini terbujur kiai-kiai kita, di sini NU didirikan apa kita mau meruntuhkan di sini juga, Naudzubillah, saya mohon dengan kerendahan hati Anda melepasksan semuanya, dan memikirkan Allah dan pendiri kita.

Jadi, telah mempelajari situasi, maka para kiai yang berkumpul sampai tadi siang, di samping keprihatinan juga beberapa poin yang perlu dijadikan pedoman pembahasan selanjutnya.

Cuma sedikit yang kita sepekati untuk solusi agar tidak sama dengan di Senayan.

Pertama, apabila ada pasal yang belum disepakati dalam muktamar tentang pemilihan Rais Aam, tak bisa melalui musyawarah mufakat, maka akan dilakukan pemungutan suara oleh para Rois Syuriah

Kalau nanti Anda-Anda tidak bisa disatukan lagi, maka saya dengan para kiai memberikan solusi, kalau bisa musyawarah kalau tak bisa pemungutan suara. Itu AD/ART kita. Karena ini urusan pemilihan Rais Aam, maka kiai-kiai akan memilih pemimpin kiai.

Dan tatib yang sudah disepakati perlu segara dilakukan. Kalau ini Anda tetap tidak terima, maka saya yang terima, karena saya hanya Mustafa Bisri, saya hanya orang yang ditimpa kecelakaan menjadi pengganti Kiai Sahal. Kalau tidak, lepaskan saya saja.

Doakan mudah-mudahan saya hanya sekian saja untuk jadi Rais Aam.

Saya sejak belum tidur, bukan apa-apa, karena memikirkan anda-anda sekalian. Saya mohon maaf kepada semua muktamirin terutama yang dari jauh dan tua-tua, teknis panitia yang mengecewakan anda, maafkan lah mereka, maafkan saya. Itu kesalahan saya, mudah-mudahan anda sudi memaafkan saya."

Sumber : merdeka.com

 
15 Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda

15 Responses to "Inilah tausiah Gus Mus yang bikin warga NU menangis dan berhenti ribut"

  1. رحمه الله في الدنيا والآخرة

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Semoga tersadarkan semua yang ada di Nusantara ini... Terimakasih Gus..

    ReplyDelete
  4. Semoga tersadarkan semua yang ada di Nusantara ini... Terimakasih Gus..

    ReplyDelete
  5. Maaf menurur saya NU skrg sdh jauh dr khittahnya.Dulu kyai hasyim membentuk NU spy para 'ulama bangkit dari keterpurukan shg mampu membentuk 'ulama2 handal.Krn didalamnya diisi dgn kajiam dan amalaiah quran hadits.Skrg yg ada kajian2 tsb ditinggalkan,anak yatim ditinggalkan,disana isinya hanya kebangkitan para perokok dan orang2 yg mengejar jabatan dan kekuasaan saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalimat provokatif seperti ini hanya melahirkan kegaduhan, anda lulusan pesantren NU di mana, berani bicara tentang khittah NU, sumbangsih anda apa? Kalo anda bukan siapa2 akan jauh lbh baik diam, urus diri dan keluarga anda..

      Delete
  6. Maaf menurur saya NU skrg sdh jauh dr khittahnya.Dulu kyai hasyim membentuk NU spy para 'ulama bangkit dari keterpurukan shg mampu membentuk 'ulama2 handal.Krn didalamnya diisi dgn kajiam dan amalaiah quran hadits.Skrg yg ada kajian2 tsb ditinggalkan,anak yatim ditinggalkan,disana isinya hanya kebangkitan para perokok dan orang2 yg mengejar jabatan dan kekuasaan saja.

    ReplyDelete
  7. siapapun pemimpinya semoga Allah ridlho
    sehat selallu Gus Mus dan panjang Umur

    ReplyDelete
  8. NU............... KEMBALILAH PADA KHITTHOHMU!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    ReplyDelete
  9. Bukannya semenjak ada provokator2 dari "ormas-ormas Islam" yang menyusup ke NU makanya NU terasa panas? Saya rasa provokator2 ini pula yang omongannya memanas-manasi suasana Muktamar kemaren. Syukurlah Gus Mus masih mengingatkan. Kyai aja masih dapat digoda syaiton untuk emosi, tapi syukur ada yg mengingatkan. Di Ormas lain malah yang mengingatkan yang digampar.

    ReplyDelete
  10. Semoga NU dianugrahkan Keberkahan oleh Allah SWT..... Amin

    ReplyDelete
  11. Astaghfirullah...
    Ya Allah bukakan mata hati kami, agar kami dapat melihat yg benar, dan dapat mengambil hikmah atas kejadian2 yg menimpa warga NU..
    Bukakanlah hati kami, agar kami dapat menerima segala ketentuanMU ya Allah, sehingga kami dapat lebih sabar dalam berikhtiar di jalanMU..
    Lapangkanlah pikiran kami, dan jauhkanlah kami dari syak wasangka buruk yg dapat menghancurkan ukhuwah kami...sekamatkanlah warga NU semua ya Allah..
    Ya Allah, hanya kepadaMUlah kami berserah diri..
    Aamiin YRA

    ReplyDelete
  12. Koment dan pendapat serta ungkapan semua adalah kritikan dan sumbang saran walau kadang menyakitkan , kalau mau menerima dan mengambil hikmahnya untuk membangun agar lebih baik saya kira akan bertambah dewasa untuk islam yg berkemajuan seperti muhamadiyah, atau kembali ke al quran dan sunah seperti MTA

    ReplyDelete
    Replies
    1. Surat Al-Anfal - 8:46
      ﻭَﺃَﻃِﻴﻌُﻮا۟ ٱﻟﻠَّﻪَ ﻭَﺭَﺳُﻮﻟَﻪُۥ ﻭَﻻَ ﺗَﻨَٰﺰَﻋُﻮا۟ ﻓَﺘَﻔْﺸَﻠُﻮا۟ ﻭَﺗَﺬْﻫَﺐَ ﺭِﻳﺤُﻜُﻢْ ۖ ﻭَٱﺻْﺒِﺮُﻭٓا۟ ۚ ﺇِﻥَّ ٱﻟﻠَّﻪَ ﻣَﻊَ ٱﻟﺼَّٰﺒِﺮِﻳﻦَ

      Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (Al-Anfal - 8:46) Surat Ali Imran - 3:66
      ﻫَٰٓﺄَﻧﺘُﻢْ ﻫَٰٓﺆُﻻَٓءِ ﺣَٰﺠَﺠْﺘُﻢْ ﻓِﻴﻤَﺎ ﻟَﻜُﻢ ﺑِﻪِۦ ﻋِﻠْﻢٌ ﻓَﻠِﻢَ ﺗُﺤَﺎٓﺟُّﻮﻥَ ﻓِﻴﻤَﺎ ﻟَﻴْﺲَ ﻟَﻜُﻢ ﺑِﻪِۦ ﻋِﻠْﻢٌ ۚ ﻭَٱﻟﻠَّﻪُ ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﻭَﺃَﻧﺘُﻢْ ﻻَ ﺗَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ

      Beginilah kamu, kamu ini (sewajarnya) bantah membantah tentang hal yang kamu ketahui, maka kenapa kamu bantah-membantah tentang hal yang tidak kamu ketahui?; Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui. (Ali Imran - 3:66)

      Delete

close
Banner iklan disini